web host - Web host rankings of best 10 hosts.

Teh Botol Sosro Beracun

Beberapa hari ini ramai membicarakan teh botol sosro,dimana banyak foward-an dari rekan bahwa teh botoh sosro beracun.Maklum saya punya anak kecil jadi takut .apa benar teh botol ini beracun,soalnya teh satu ini sering saya konsumsi atau kadang si kecil juga konsumsi.Tapi di situ Teh Botol apa termasuk dengan teh celum merk Sosro.

Tapi nggak tahulah sejak adanya muncul berita yang katanya hoax /bohong jadi miris juga .Tapi mudah2-han nggak beracun dech khan udah banyak yang mengkonsumsinya .Lagian bahan yang dicampurkan serem banget namanya ,maklum orang kampung seperti saya kurang paham tahunya minum .Akan tetapi ada baiknya ada pihak yang berwenang untuk menganalisa .

komputer menemukan penyebaran e-mail tipuan yang menjadikan Teh Botol Sosro sebagai korbannya. Minuman ringan populer itu disebut-sebut beracun.

E-mail kabar bohong alias hoax itu diduga menyebar sejak awal Mei 2009. Penyebarannya pun menjadi ramai akibat pengguna internet yang ‘baik hati’.

Menurut Alfons Tanujaya, analis antivirus dan keamanan komputer dari Vaksincom, dalam keterangan yang dikutip detikINET, Senin (11/5/2009), pengguna internet  banyak yang ikut menyebarkan kabar bohong tersebut lewat email. “Alih-alih membantu orang, si pengirim email inilah yang sebenarnya teracuni oleh berita bohong karena tidak melakukan crosscheck terlebih dahulu sebelum mengirimkan email,” ujarnya.

Berikut adalah analisa Alfons terhadap kabar bohong yang telah menyebar itu:

  • Pembuat hoax ini cukup piawai, karena ia langsung menyentuh ketakutan orang tua masa kini, dimana yang menjadi korban adalah anak kecil yang rewel. Siapa yang tidak khawatir kalau anaknya sakit?
  • Hidroxilic acid atau dihidrogen monoksida. Mungkin nama ’seram’ berbau kimia ini yang meyakinkan mayoritas orang awam percaya dan memutuskan untuk mem-forward email ini. Dimana sering terjadi orang meninggal karena keracunan Karbon Monoksida (CO) di dalam mobil yang diparkir dan tetap dinyalakan mesinnya. Tetapi perlu anda ketahui bahwa dihidrogen monoksida adalah dua (di) hidrogen, satu (mono) oksida ditulis dengan nama H2O yang artinya air.
  • Pembuat hoax berusaha mendapatkan pengesahan dari sumber terpercaya seperti “Universitas terkenal di Amerika”. Universitas yang mana ?
  • Hoax ini menakuti korbannya dengan kalimat “Sedetik saja gejala kelebihan ini terlambat ditangani, nyawa pasien melayang,” jawab Dr. Priyadi Handoko, ahli kesehatan dari IKDN. Padahal siapa Dr. Priyadi Handoko dan apa itu IKDN tidak dapat ditemukan dan tidak dapat memberikan konfirmasi.
  • Lalu tidak lupa pembuat hoax ini ‘menghimbau’ penerima berita untuk meneruskan informasi ini dengan kalimat “Please spread the words. Sebarkan berita ini kepada orang-orang yang kamu sayangi, sebelum semuanya terlambat! Perangi hydroxylic acid!

Alfons pun menuturkan poin-poin yang membuktikan bahwa kabar racun dalam Teh Botol Sosro itu memang kabar bohong:

  • http://en.wikipedia.org/wiki/Dihydrogen_monoxide_hoax yang menjelaskan bahwa DHMO atau Dihydrogen Monoxide adalah H2O atau air. Ide hoax menggunakan istilah DHMO ini pertama kali digunakan oleh Eric Lechner dan Matthew Kaufman di tahun 1990, dirubah sedikit oleh Craig Jackson di tahun 1994 dan menjadi populer karena Nathan Zohner (14 tahun) di tahun 1997 yang menggalang petisi untuk memboikot DHMO. Lalu oleh seorang praktisi periklanan Indonesia CCI (Creative circle Indonesia), Hariadi dimodifikasi menjadi hoax Teh Botol Beracun. (April 2009).
  • Situs Hariadi yang menjelaskan kronologi pengiriman hoax yang sebenarnya merupakan konsep periklanan untuk komunitas tertutup, tetapi celakanya malah disebarkan keluar oleh orang yang “baik hati” (untuk tidak mengatakan “keterlaluan”).
  • Situs Teh Botol Sosro yang langsung mengklarifikasikan ketidakbenaran hoax ini.

Namun, menurut Alfons, Vaksincom masih memantau adanya penyebaran email kabar bohong ini di berbagai tempat meskipun sudah ada klarifikasi dari berbagai pihak.  Selain lewat email, Vaksincom juga menemukan penyebaran kabar bohong ini melalui blog. ( wsh / wsh )

Info:Detik.com

Related posts

8 Comments

  1. Budi Hermanto — May 14, 2009 @ 6:41 pm

    Wew..
    Pokonya be careful aja deh..
    Hehehe..
    Met knal ya ce.. ;)

    [Reply]

    Diah Reply:

    salam kenal juga mas budi :)

    [Reply]

  2. mierz — May 15, 2009 @ 9:43 am

    hihihi, aku gak pernah minum teh botol sosro, tapi minum joy tea, kan satu produknya sosro, heheh…

    bu diah,apa kabarnya ???
    sikecil udah bisa ngapain ???

    [Reply]

    Diah Reply:

    hehe iyamas jadi sedikit ragu biarpun itu hoax
    gimana kabarnya mas mierz..kok lama nggak online. sibuk kelihatannya ..sikecil udah mulai mo jalan Alhamdulillah baik2 aja

    [Reply]

  3. hade — May 15, 2009 @ 9:55 am

    Kayaknya sama dengan email yang menyebutkan ciri-ciri kulit babi dan dikaitkan dengan sebuh merek sepatu yang kebetulan saya pakai.

    Hoax aja kan…

    [Reply]

  4. ndop — May 15, 2009 @ 11:13 am

    waaaah.. aku ndak pernah baca pesan spam di ym ku…

    makanya kalau pun aku disebari spam/hoax juh juh pltuh pltuh seperti itu… ya cuwek aja.. hehehe…

    [Reply]

  5. darknight — May 18, 2009 @ 3:24 am

    Aku salah satu orang yang pernah terpengaruh tuh, percaya aja soalnya memang setahuku kandungan bahan pengawet di dalam teh botol cukup tinggi. Sebenernya minum sebotol teh kemasan (apapun mereknya) ga masalah ASAL satu biji aja cukup.. Kalau di email hoax itu kan si anak ampe minum 3 biji, yah ga baik juga kan…

    Dalam dunia marketing, banyak yang saling menjatuhkan kayak gini, inget ga wkt kasusnya Mizone ditarik dari peredaran? Yang ngelaporin kan kompetitornya tuh..

    [Reply]

  6. p3ny0 — May 18, 2009 @ 5:35 pm

    wah.. malah ga tau nih mbak…
    tp cuma boong kan ? soalnya tiap ada tamu di kantor, slalu di kasih minum teh botol sosro nih, kalo emg iya beracun, bisa berabe nih..

    [Reply]

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment