Jualan Itu Emang Enak lho.

Dari dulu aku emang suka sekali kalau mulai berjualan.Mungkin karena tiap hari dapat uang dikit dikit (baca:lumintu).Sekarangpun biar ada sikecil aku sudah mulai berjualan kue lagi.Ya selain dapat uang ada kepuasan sendiri dihati jika bikin jajan.Membuatnya memang nunggu sikecil tidur dulu.Kecuali ada pesanan,harus neteki sampai kenyang sambil digendong biar lekas tidur,sehingga bisa bikin jajan terus.

Oh ya ,aku habis ada pesanan ,dan orangnya mau pesan lagi .Dan kali ini dia minta kue bikang.Aku mencoba bikin bikang yang berserat,empuk biarpun sudah dingin.Dan tentu saja tanpa telur.Aku sering mencoba kue tanpa telur ini bukan tanpa alasan lho.Ini karena neneku seorang vegetarian,Beliau nggak suka ikan,daging(ayam dan sapi),susu,telur.

Kalau jajan tradisional diberi telur katanya baunya amis.

Tapi bikang biar nggak pakai telur tetap enak dan empuk,caranya:

1.Pakai santan kental,jangan encer,karena santan ini akan memberi rasa gurih pada bikang.Menuangnya jangan mendidih,jadi nuggu agak hangat.

2.Untuk membikin bikang berserat,harus diuleni 15menit,sampai 30menit,seperti menguleni apem,jadi dikeblok pakai telapak tangan.Nggak perlu pakai baking powder.

3.Ambil sedikit santan kental tadi untuk di ciprat-cipratkan di permukaanya biar cantik terlihat.

4.Api jangan terlalu besar

Gitu udah beres dan bikang akan terasa beda , biarpun dingin pasti masih empuk.Oh ya apalgi kalau tepung berasnya giling sendiri (jawa:nepung sendiri ) rasanya akan semakin gurih :D

Jajanan Tradisional

Ini adalah jajanan tradisional yang kalau dimakan kenyil-kenyil,yaitu kue ku dari ketan dan lapis mambo dari kanji.Kue ku ini umumnya berbentuk kura-kura dan warnanya merah isi kacang ijo kupas.Kalau lapis mambo ini warna ditiap lapisnya yang menarik,kayak pelangi gitu warna warni.Yuk kita coba membuatnya.

Kue Kura Ketan

Bahan:

  • 250gr tepung ketan
  • ¼ sdt garam
  • 75 cc air mendidih
  • Air pandan
  • 1sdm gula pasir
  • 75cc santan kental matang ,dingin
  • Biang:1sdm kanji diberi 4sdm air diaduk diatas api sampai matang.Ambil satu sendok makan saja.

Read more »

Sisi Lain Antara Pasar Tradisional dan Modern

Pasar siapa yang nggak tahu ,semua pasti pernah ke pasar.Baik hanya jalan jalan maupun berbelanja.Hari ini tadi barusan aku pergi ke pasar.Pasar tradisional menurutku beda pergi ke pasar modern (Mall).Selin mempunya misteri tertentu (kayak horor saja) pasar juga banyak mempunyai makna .Sisi lain antara pasar tradisional dan pasar modern (mall) menurut saya. Read more »

Aneka Jajanan Untuk Piknik

Ini jajanan tradisional ,tapi manis dan legit,sehingga enak untuk dimakan ramai-ramai bersama kerabat saat liburan sekarang.Ada banyak pilihanya ,sengga bisa membuat beraneka rasa.Disini aku tuliskan tiga macam ongol-ongol yang beda bahan dasarnya,jadi tinggal pilih mau bikin yang mana.

ONGOL-ONGOL LABU KUNING

Bahan:

500 gr labu kuning kukus dihaluskan

100gr tepung beras

1bungkus agar bubuk warna kuning Read more »

Membuat Kue Tak Harus Butuh Oven

Tanpa ovenpun,kita bisa membuat kue yang enak.Jadi nggak harus punya oven kalu mau bikin kue.Ada banyak kue-kue yang bisa diselesaiakan dengan beberapa proses,seperti digoreng,dikiukus,atau dicetak dalam cetakan yang ditaruh diatas api.

Kue Dikukus

Bukan hanya kue tradisional yang dibuat dengan cara dikukus.Kue modern seperti cake,roti,dan browniespun bisa dikukus dan hasilnya enak. Read more »

Resep roti kukus gula merah

Selain gethuk makan roti kukus gula merah juga enak loh. Roti Kukus Gula Merah

Bahan:

  • 1kg terigu
  • 1kg gula merah
  • 250 gr margarine
  • 1sdteh soda kue
  • 1sdteh baking powder
  • 3 butir telur

Caranya: Read more »

Kue Basah (Kue Cucur)

Ini sebenarnya makanan tradisional yang umum sekali.Tapi bikinnya kadang agak-agak sulit.Tapi kadang orang-orang desa justru lebih pinter membuatnya. Dikota mungkin sudah jarang ditemukan ,kecuali di pasar-pasar tadisional.Tapi dimakan buat teman minum teh dipagi hari atau sore hari enakloh.Kue itu kue cucur dan kue mangkok.Sebenarnya kue mangkok sendiri nggak harus dari tepung beras ,karena sudah bisa di padu padankan sama bahan –bahan yang lain .Hanya kali ini yang asli dari tepung beras saja dulu.

A.Kue Cucur 1

Bahan:

1.300gr tepung beras

2.300gr gula merah

3.500cc air kelapa

Caranya:

Uleni tepung,gula dan air kelapa sedikit demi sedikit sampai cukup air.Uleni pakai tangan sampai gula larut,ini biar kue cucur berserat.

Goreng dengan minyak panas tapi sedikit.Goreng sambil disiram-siram minyak.lalu tusuk dengan lidi bagian tengahnya.

Kalau pakai gula merah memang rasanya lebih gurih,terlebih pakai air kelapa jadi tambah enak dan gurih.Tapi kadang kan sulit cari air kelapa,

Kenapa Kue Basah ?

Kenapa kue basah,ma.Itu pertanyaan putraku.Aku piker roti,cake, pastry,dan kue kering adalah kue-kue modern.Tampilanya aneka macam penuh variasi.Tapi kalau kue basah menurutku adalah jajanan pasar atau kue tradisional yang sepertinya masih tetap digemari karena akrab dilidah kita.

Sebenarnya aku sendiri dulu kalau bikin kue tradisional tersebut enggan karena sedikit rumit.Contohnya saja kue nagasari ,yang memasak adonannya dua kali ,atau kue mangkok kalau nggak kebetulan nggak mau ngembang atau mekar.Sehingga banyak yang bilang kue tradisional itu susah –susah gampang.Jadi kalau bikin memang butuh kesabaran dan telaten biar berhasil,

Tapi sekarang sudah banyak kue tradisional yang dimodivikasi sehingga praktis dan nggak begitu ribet cara bikinya.

Dan juga harus memperhatikan caranya dengan benar.Misalnya saja harus diuleni dengan tangan supaya tekstur kue tersebut menjadi berlubang atau berserat,selain itu agar kue lembut dan lentur,contohnya bika amabon, kue mangkok,dan lainya yang perlu diuleni.

Untuk mengukuspun juga demikian.Seperti mengukus kue mangkok,kue talam diperlukan kukusan dengan uap air yang panas agar kue dapat mengembang dengan sempurna.Selalu masukan adonan kedalam dandang kukusan setelah air mendidih.Agar kue tidak basah kena air,bungkus tutup dandang dengan kain bersih,jadi uap air nggak menetes ke kue.

Beberapa kue tradisional harus direbus untuk mematangkanya.Biasanya kue yang direbus akan mengapung kepermmukaan setelah matang.Masukan kue setelah mendidih dan gunakan api sedang saja.

Ada beberapa kue tradisional yang harus digoreng.Ada beberapa cara ,ada yang dengan minyak panas dan banyak,ada yang dengan minyak sedang tetapi tidak panas(hangat) seperti onde-onde agar tidak meletus saat digoreng.

Dan kue-kue basah atau jajanan pasar ini pada umumnya dipanggang langsung diatas api dengan menggunakan cetakan,seperti cara bikang,kue pukis.Selalu panaskan cetakan terlebih dahulu diatas api sebelum diisi adonan.Jangan lupa olesi dulu cetakan dengan mimyak goring agar kue yang sudah matang tidak lengket,tetapi mudah diangkatnya.

Nah itu sekilas tehnik pembuatan kue tradisional,agar mudah mengerjakanya.

Oh ya ada pula kue tradisional yang diberi air kapur sirih.Air kapur sirih tahan lama tentunya yang digunakan air endapanya.

Kue yang menggunakan santan ,santan segar akan lebih terasa gurih dan wangi daripada santan siap pakai.Biasanya kue yang menggunakan ragi instant harus pakai santan yang telah dingin.Jika pakai tape singkong sebagai pengganti ragi santannya harus hangat.

Sebaiknya santan sebelum digunakan dimasak terlebih dahulu agar kue tidak cepat basi.

Masak santan dengan api kecil sambil diaduk-aduk ,jangan sampai santan pecah,karena akan mempengaruhi rasa kue.

Ada cetakan kue-kue tradisional yang menggunakan kuningan.Jika masih baru biasanya cetakan akan lengket saat adoanan yang sudah matang diangkat dari cetakan.Untuk menghindari cetakan menjadi lengket ,sebelum digunakan gosoklah cetakan dengan ampas kelapa sampai mengkilap.Dan setelah dipakai tak usah dicuci ,olesi minyak terlebih dahulu sebelum disimpan.

Nah sudah dahulu .