Nagasari Waluh Abang

Sebenarnya nagasari waluhabang ini kudapat dari peberian orang.Bungkusnya dari daun sama seperti nagasari biasanya,kupikir memang nagasari tepung beras.Tapi begitu kubuka warnanya kuning,begitu kugigit dan kurasakan ternyata waluhabang.Dan rasanya enak gurih,kalau menurutku enakan waluh ini dari pada tepung beras.Ahkirnya kutanya resepnya.Dan ini nih resepnya:

Bahan:waluh abang 500gr dikukus dan dihaluskan,beri 100gr tp berasgaram dan 300gr gula pasir, dicampur rata dan diuleni dengan santan yang sudah dimasak terlebih dahulu.Lalu diadukterus diatas kompor sampai bisa dipulung seperti membuat nagasari biasanya.Setelah itu dangkat dari kompor ambil selembar daun muda beri sesendok adonan lalu taruh pisang ditengahnya beri tutup dengan adonan lagi lalu lipat seperti melipat nagasaribi

asanya.Setelah adonan habis lalu kukus sampai matang.

Rasanya sungguh legit dan gurih.

Related posts

Resep Kue Pasung

Tahu kue pasung apa enggak?Sepertinya kue ini jarang kita ketemui,padahal rasannya enak loh.Gurih seperti nagasari tapi nggak pakai pisang,atau seperti kue talam.Kalau kue lapis pasti tahu kan ,sama-sama terbuat dari tepung beras dan di kukus.

Ini nih resepnya;

KUE PASUNG

Bahan 1

150gr tepung beras

300gr gula jawa didihkan dengan 150cc air,saring

500 cc santan

50gr tepung sagu

Bahan 2

1000cc santan kental

75 gr gula jawa

¼ sdteh garam

50gr tepung beras

30gr tepung sagu

125cc air

Daun pisang dibentuk contong/kerucut Read more »

Related posts

Kenapa Kue Basah ?

Kenapa kue basah,ma.Itu pertanyaan putraku.Aku piker roti,cake, pastry,dan kue kering adalah kue-kue modern.Tampilanya aneka macam penuh variasi.Tapi kalau kue basah menurutku adalah jajanan pasar atau kue tradisional yang sepertinya masih tetap digemari karena akrab dilidah kita.

Sebenarnya aku sendiri dulu kalau bikin kue tradisional tersebut enggan karena sedikit rumit.Contohnya saja kue nagasari ,yang memasak adonannya dua kali ,atau kue mangkok kalau nggak kebetulan nggak mau ngembang atau mekar.Sehingga banyak yang bilang kue tradisional itu susah –susah gampang.Jadi kalau bikin memang butuh kesabaran dan telaten biar berhasil,

Tapi sekarang sudah banyak kue tradisional yang dimodivikasi sehingga praktis dan nggak begitu ribet cara bikinya.

Dan juga harus memperhatikan caranya dengan benar.Misalnya saja harus diuleni dengan tangan supaya tekstur kue tersebut menjadi berlubang atau berserat,selain itu agar kue lembut dan lentur,contohnya bika amabon, kue mangkok,dan lainya yang perlu diuleni.

Untuk mengukuspun juga demikian.Seperti mengukus kue mangkok,kue talam diperlukan kukusan dengan uap air yang panas agar kue dapat mengembang dengan sempurna.Selalu masukan adonan kedalam dandang kukusan setelah air mendidih.Agar kue tidak basah kena air,bungkus tutup dandang dengan kain bersih,jadi uap air nggak menetes ke kue.

Beberapa kue tradisional harus direbus untuk mematangkanya.Biasanya kue yang direbus akan mengapung kepermmukaan setelah matang.Masukan kue setelah mendidih dan gunakan api sedang saja.

Ada beberapa kue tradisional yang harus digoreng.Ada beberapa cara ,ada yang dengan minyak panas dan banyak,ada yang dengan minyak sedang tetapi tidak panas(hangat) seperti onde-onde agar tidak meletus saat digoreng.

Dan kue-kue basah atau jajanan pasar ini pada umumnya dipanggang langsung diatas api dengan menggunakan cetakan,seperti cara bikang,kue pukis.Selalu panaskan cetakan terlebih dahulu diatas api sebelum diisi adonan.Jangan lupa olesi dulu cetakan dengan mimyak goring agar kue yang sudah matang tidak lengket,tetapi mudah diangkatnya.

Nah itu sekilas tehnik pembuatan kue tradisional,agar mudah mengerjakanya.

Oh ya ada pula kue tradisional yang diberi air kapur sirih.Air kapur sirih tahan lama tentunya yang digunakan air endapanya.

Kue yang menggunakan santan ,santan segar akan lebih terasa gurih dan wangi daripada santan siap pakai.Biasanya kue yang menggunakan ragi instant harus pakai santan yang telah dingin.Jika pakai tape singkong sebagai pengganti ragi santannya harus hangat.

Sebaiknya santan sebelum digunakan dimasak terlebih dahulu agar kue tidak cepat basi.

Masak santan dengan api kecil sambil diaduk-aduk ,jangan sampai santan pecah,karena akan mempengaruhi rasa kue.

Ada cetakan kue-kue tradisional yang menggunakan kuningan.Jika masih baru biasanya cetakan akan lengket saat adoanan yang sudah matang diangkat dari cetakan.Untuk menghindari cetakan menjadi lengket ,sebelum digunakan gosoklah cetakan dengan ampas kelapa sampai mengkilap.Dan setelah dipakai tak usah dicuci ,olesi minyak terlebih dahulu sebelum disimpan.

Nah sudah dahulu .

Related posts