Surat Pengunduran Diri ( Resign)

Perasaan lega,Fresh ,senang dan stress hilang pagi ini ‘ katanya .Nggak tahu selama ini selalu kerja dan kerja.Berita Flooding ,attacker ,jaringan tiba2 Drop dikantor dan tetek bengeknya sudah nggak ada dibenak.Freebsd,Unix,Linux,mikrotik,windows server ingin dikubur “sementara” .Dia ingin lihat istrinya beraksi dengan ngeblog dan ngeblog ‘katanya :D .Pingin sesekali di rumah biarpun minggu .Karena biasanya baru bentar di rumah udah dipanggil untuk trouble dan langsung menuju kantor.dan pinginnya keluar sama anak dan istri mumpung masih muda “katanya. 8 tahun lebih berkecimpung di dunia IT/ISP,khusunya bagian Network Administrator.Stack,jenuh capek,riset dll yang dirasakan selama ini,pinginnya sedikit fresh ,keluar agak lama dengan keluarga kemana ,kepantai atau ke tempat wisata yang lainnya .Dengan berat hati beliau minta ijin diriku untuk dengan sukarela dan ihklas agar di perbolehkan untuk meninggalkan pekerjaan a.k.a(resign).Dan akupun menyetujuinya untuk meninggalkan pekerjaannya yang selama ini digelutinya dan disenanginya.Dan nanti kita berdua akan selalu bersama dan bersama karena rejeki pasti ada yang mengatur.Dengan alasan ke perusahaannya ingin menunggui putra keduanya lahir dan juga kebetulan mau memasuki bulan puasa untuk lebih khusuk ibadah karena dirasa selama bekerja jarang ikut ibadah tarawih dan tadarusan “kilahnya biarpun puasan tetap dijalankan ,serta ingin sekali dirumah mungkin 1-2 bulan bertemu terus dengan buah hatinya .Karena selama ini bertemu hanya 1-2 jam keluar lagi.Bersalah dan berdosa itulah yang selama ini terpikirkan ,dan selalu berpikir kenapa kok yang dikejar materi dan Ilmu .Seakan perhatiannya sama anak dan keluarganya berkurang , khusunya dirasa sangat2 minim.Akhirnya pas tanggal 7 Agustus 2008 pukul 11:15 menit kemarin menyerahkan surat cinta “Surat Pengunduran diri” dari pekerjaan yang selama ini di cintainya.Aku pun bersyukur punya suami dan anak2 yang sangat perhatian kepadaku.Semoga Allah selalu memberi rejeki dan hidayahnya Amin3X

Curhat suamiku kepadaku