<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Secret Of The Cake &#187; alat berat</title>
	<atom:link href="http://www.kuebasah.com/tag/alat-berat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kuebasah.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 15:09:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Membuka Lahan Primitif di Era Modern</title>
		<link>http://www.kuebasah.com/membuka-lahan-primitif-di-era-modern.html</link>
		<comments>http://www.kuebasah.com/membuka-lahan-primitif-di-era-modern.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 16:04:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-Lain]]></category>
		<category><![CDATA[alat berat]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran hutan]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[lahan pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[membuka]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[tumbuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kuebasah.com/?p=1030</guid>
		<description><![CDATA[Zaman dahulu nenek moyang kita melakukan banyak kegiatan entah yang di lakukan itu benar atau salah. Tapi semua itu berdampak pada kehidupan kita sekarang ini. kalau dulu mungkin kalau cari sebuah sumber makanan nenek moyang kita harus berjalan jauh hanya untuk mendapatkan beberapa makanan yang dapat di makan. Karena jauhnya jarak tempat untuk mencari makan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Zaman dahulu nenek moyang kita melakukan banyak kegiatan entah yang di lakukan itu benar atau salah. Tapi semua itu berdampak pada kehidupan kita sekarang ini. kalau dulu mungkin kalau cari sebuah sumber makanan nenek moyang kita harus berjalan jauh hanya untuk mendapatkan beberapa makanan yang dapat di makan. Karena jauhnya jarak tempat untuk mencari makan maka mereka mulai berpikir kembali bagaimana agar tidak susah jauh-jauh berjalan hanya untuk mencari makanan. <span id="more-1030"></span>Dan kebetulan sisa biji yang di buang bisa tumbuh dan mereka pun mulai mengetahui pertanian. Tapi bagaimana mereka mulai untuk menanam sebuah tumbuhan jika di sekitar mereka tidak ada lahan untuk mulai menanam. Karena semua dikelilingi hutan. Jadi mereka mulai melakukan kegiatan yang tidak asing lagi untuk memulai pertanian yaitu membuka lahan dengan cara membakar hutan.</p>
<p>Wah pinter banget udah kepikiran sampai kesitu ya&#8230;modern banget caranya tapi itu dulu. Tapi untuk saat ini apa hal itu perlu dilakukan kok banyak kebakaran hutan terjadi. Mungkin gak perlu membakar hutan segala untuk saat. Soalnya udah gak zamannya lagi pakai acara kayak gitu. Khan udah banyak alat berat yang siap untuk membuka lahan berapa pun luasnya. Sudah terbukti hutan di Indonesia udah banyak lahan yang terbuka tapi dalam hal ini bukan pertanian tapi yang lain. Selain hal membuka lahan pertanian, banyak juga orang yang beranggapan bahwa ketika terjadi kebakaran rumah, pasar tradisional para korban sering menuduh bahwa itu ulah oknum tidak bertanggung jawab yang di suruh seseorang untuk membuka lahan baru entah sebuah pertokoan atau apa saja. Tapi tuduhan itu mungkin karena kekecewaan dan kegundahan ketika dia menerima musibah. Klo benar ada oknum yang kayak gitu banyak banget tuh dosanya. Berapa orang yang di rugikan untuk dapat membuka sebuah lahan ekonomi diatas penderitaan orang lain. Bener gak ya&#8230;?? wah primitif banget caranya&#8230;harus di hilangkan tuh cara primitif secara sekarang kan udah era modern.</p>
<h2  class="related_post_title">Related Posts</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://www.kuebasah.com/air-laut-tepat-guna.html" title="Air Laut Tepat Guna">Air Laut Tepat Guna</a></li><li><a href="http://www.kuebasah.com/bukan-mimpi-siang-hari-kebakaran-rumah.html" title="Bukan Mimpi Siang Hari, Kebakaran Rumah.">Bukan Mimpi Siang Hari, Kebakaran Rumah.</a></li><li><a href="http://www.kuebasah.com/enak-jadi-petani-american.html" title="Enak Jadi Petani American">Enak Jadi Petani American</a></li><li><a href="http://www.kuebasah.com/sisi-lain-antara-pasar-tradisional-dan-modern.html" title="Sisi Lain Antara Pasar Tradisional dan Modern">Sisi Lain Antara Pasar Tradisional dan Modern</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kuebasah.com/membuka-lahan-primitif-di-era-modern.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Enak Jadi Petani American</title>
		<link>http://www.kuebasah.com/enak-jadi-petani-american.html</link>
		<comments>http://www.kuebasah.com/enak-jadi-petani-american.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 09:50:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[alat berat]]></category>
		<category><![CDATA[coklat]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kapal pesiar]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[sadar]]></category>
		<category><![CDATA[silver queen]]></category>
		<category><![CDATA[USA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kuebasah.com/?p=734</guid>
		<description><![CDATA[Wah bagus banget kinerja asing barusan baca di kompas. Supprot Pemerintah bener-benar serius bagi para petani. Dengan diberikannya banyak fasilitas bagi para petani dari universitas seperti alat seperti internet dirumahnya dan menjalankan alat berat menggunakan GPS. Wah jadi enak banget ya orang sana bila rugi di ganti sepenuhnya oleh pemerintah. Ya kenapa kita gak bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Wah bagus banget kinerja asing barusan baca di <a title="nikmat jadi petani" href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/08/08/18040358/nikmatnya.jadi.petani.amerika" target="_self">kompas</a>. Supprot Pemerintah bener-benar serius bagi para <a title="petani" href="http://www.sumintar.com">petani</a>. Dengan diberikannya banyak fasilitas bagi para petani dari universitas seperti alat seperti internet dirumahnya dan menjalankan alat berat menggunakan GPS. Wah jadi enak banget ya orang sana bila rugi di ganti sepenuhnya oleh pemerintah. Ya kenapa kita gak bisa kayak mereka. Klo petani disini bibit dilempar aja bisa tumbuh tapi <a title="petani" href="http://www.sumintar.com">petani </a>sini kok gak kaya. <span id="more-734"></span>Padahal disana mencari berbagai cara untuk menenam supaya bisa tumbuh. Mungkin kurangnya teknologi pendukung. Contoh: Adanya impor coklat kenapa <a href="http://www.sumintar.com">petani</a> coklat mesti menggimpor. Katanya biar lebih mahal harga jualnya dan bisa beli kapal pesiar satu buah disini. Dan setelah itu coklat di Indonesia datang kembali jadi Silver Queen,Cadbury, dll. Dan mereka tidak sadar bahwa hasil penjualan coklatnya bisa jadi kayak gitu. Jadi pengusaha luar bisa dapet 100 Kapal pesiar dari hasil penjualan keseluruh dunia. Ya kita harus mengakui bahwa negara luar memang lebih maju. Apalagi dukungan pemerintah pada petani sangat baik karena mereka yakin bahwa hasil pertanian akan sangat sangat menguntungkan sekali dan pasti menghasilkan karena jalurnya sudah tertata rapi. Jika disini keyakinan pemerintah gak ada udah bantuan dana pake bunga untung belum tentu ada. Wah kasihan petani harusnya memang fasilitas terbatas tapi keyakinan harus tumbuh agar perekonomian berkembang selain dari pemerintah juga para pakar pendidikan, anak terdidik di segala bidang tidak hanya contoh mahasiswa pertanian saja yang peduli tapi bisa juga mahasiswa fakultas Ilmu komputer, elektro dan yang lain saling bekerjasama jangan hanya berkutat dibidangnya saja.Gak <a title="petani" href="http://www.sumintar.com">Petani ya petani</a>,Komputer ya komputer wah salah besar itu. Ya kita jangan kalah lah ma American dan negara yang lain&#8230;&#8230;.</p>
<h2  class="related_post_title">Related Posts</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://www.kuebasah.com/akhirnya-timnas-takluk-dari-malaysia.html" title="Akhirnya Timnas Takluk Dari Malaysia">Akhirnya Timnas Takluk Dari Malaysia</a></li><li><a href="http://www.kuebasah.com/antara-nasionalis-dan-trouble-maker.html" title="Antara Nasionalis dan Trouble Maker">Antara Nasionalis dan Trouble Maker</a></li><li><a href="http://www.kuebasah.com/bola-bola-coklat.html" title="Bola-Bola Coklat">Bola-Bola Coklat</a></li><li><a href="http://www.kuebasah.com/duka-kembali-di-indonesia.html" title="Duka (Kembali) di Indonesia">Duka (Kembali) di Indonesia</a></li><li><a href="http://www.kuebasah.com/usa-online-casino.html" title="USA Online Casino">USA Online Casino</a></li><li><a href="http://www.kuebasah.com/membuka-lahan-primitif-di-era-modern.html" title="Membuka Lahan Primitif di Era Modern">Membuka Lahan Primitif di Era Modern</a></li><li><a href="http://www.kuebasah.com/gula-gula-semua-manis.html" title="Gula-gula Semua Manis">Gula-gula Semua Manis</a></li><li><a href="http://www.kuebasah.com/obama-melaju-dengan-pasti.html" title="Obama Melaju Dengan Pasti">Obama Melaju Dengan Pasti</a></li><li><a href="http://www.kuebasah.com/kaget-setelah-mudik.html" title="Kaget Setelah Mudik">Kaget Setelah Mudik</a></li><li><a href="http://www.kuebasah.com/bukan-ramalan-tapi-kesedihan.html" title="Bukan Ramalan Tapi Kesedihan">Bukan Ramalan Tapi Kesedihan</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kuebasah.com/enak-jadi-petani-american.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

