Sisi Lain Antara Pasar Tradisional dan Modern
Pasar siapa yang nggak tahu ,semua pasti pernah ke pasar.Baik hanya jalan jalan maupun berbelanja.Hari ini tadi barusan aku pergi ke pasar.Pasar tradisional menurutku beda pergi ke pasar modern (Mall).Selin mempunya misteri tertentu (kayak horor saja) pasar juga banyak mempunyai makna .Sisi lain antara pasar tradisional dan pasar modern (mall) menurut saya.
1.
- PT =Yang berjualan banyak di dominasi oleh para manula
- PM = Berjualan di dominasi oleh cewek2 cantik biasa di sebut SPG
2.
- PT =Banyak yang berjualan/ beli berangkat Nggak mandi ,alias berjualan apa adanya ( nggak perlu merias diri )
- PM=Mau jaga mesti cantik dan ganteng agar menarik pembeli
3.
- PT=Kalau kita berpapasan dengan sesama pembeli /penjual ,mungkin yang beli dan yang berjualan sama belom mandi otomatis sama2 bau
- PM=Kalau berpapasan dengan pembeli/penjual kadang bau harum parfum ..dan jarang pula bau keringat (minimal)
4.
- PT=Dagangan yang dijual atau tester bisa di tawar samai titik darah / tawar menawar
- PM=Jarang bisa ditawar ,harga udah sesuai “bandrol” + diskon
5.
- PT=Di buat jalan -jalan bisa enak bisa juga pusing .Enak pas kalo’ pagi2 udara segar habis subuh ..kelihatan ramai.Dan nggak enaknya pas hujan lebat becek
- PM=Pakai Jalan2 lumayan bisa buat cuci mata bagi yang jomblo :D.Udara AC dan nggak panas
6. mau ada yang nambahin ….:) Di tunggu ya….
PT=Pasar Tradisional
PM=Pasar Modern /Mall
Tags: berjualan, cuci mata, Mall, pasar, pasar tradisional, Sisi Lain, tradisional





sawali tuhusetya — July 17, 2008 @ 2:59 am
entah kenapa kalau saya disuruh memilih, kok lebih suka beli sesuatu di pasar tradisional. di situlah terpancar atmosfer pasar yang sesungguhnya. sungguh beda dg suasana di pasar modern. semuanya serba mekanis dan diatur, apalagi pasar modern tak jarang didirikan dg menggusur tanah milik rakyat, haks
erwin — July 17, 2008 @ 5:17 am
PT= Preman Pasar
PM= Preman Kesasar
Daniel Mahendra — July 17, 2008 @ 9:34 am
Pasar tradisional lebih membumi. Kita bisa melihat karakter masyarakat kebanyakan di sana.
Di pasar modern, kita kerap kali melihat karakter-karakter orang yang kalap. Hehe.