Get Adobe Flash player

Sayang Waktu

Orang Kalau sudah mencoba suatu bisnis,apalagi bisnis tersebut berjalan (biar sedikit) asala menghasilkan.Maka Kepuasan yang diterima seakan berlipat.Tak terasa waktu begitu cepat,hari begitu cepat berganti.Meninggalkan usaha dalam beberapa detik saja seakan sangat sulit (baca :sayang).ENtah itu bisnis online maupun bisnis offline

Penulis jadi ingat dan berkenalan dengan seorang penjual minuman tebu disuatu tempat.Seandainnya sampeyan mencoba bisnis seperti ini atau yang lainnya ,maka waktu untuk keluarga,teman dan lain2 seakan  ntar akan berkurang.Maksudnya kita mau / punya rencana ke saudara untuk acara silahturahmi , udah buru2 mau pulang.mau bermain seperti biasa hari minggu di taman bermain dengan anak2 udah malas (sayang kalo’ ) ditutup).Seakan tiada hari tanpa mencari uang dan uang.

Kalau dipikir2 dan ditelaah (*gaya) lebih jauh memang benar apa kata si penjual minuman tebu ini.Kalau dapat belanja bulanan udah nggak mikir.Yang penting Bulanan dan besok libur ya libur.apalagi kalau dalam 1 minggu ada libur 1-2 hari senangnya minta ampun.Tapi kalau kita usaha sendiri libur..iih sayang banget kalo’ mo di tutup.Mendingan cari duit ntar bisa buat apa2.Maklum kalau ada kata $$$ seakan waktu jangan sampai terlewatkan.
Mungkin kira2 di pikiran para pengusaha sukses apa seperti ini ???

Related Posts

3 Responses to “Sayang Waktu”

  • asal tidak lupa saja sama ibadah, bagaimanapun suksesnya namun tidak dekat sama yang diatas, saya yakin tidak akan lama dan sempurna.

    Namun ini juga hanya pendapat saya yang bukan pengusaha….

  • Assalaamu’alaikum. Ya, waktu memang bagaikan pedang. Kalau kita tidak manfaatkan sebaik mungkin maka dia akan membantai kita. Waktu juga merupakan modal. Sebaiknya kita menggunakan waktu tidak hanya untuk hari ini atau hari tua tapi juga untuk kehidupan kita di masa depan (sesudah mati/akhirat). Insya Allah kita termasuk hamba yang pandai memanfaatkan waktu. Amin

  • wayan wagito:

    *orang miskin dan menengah di seluruh dunia sibuk mencari pekerjaan,
    orang kaya sibuk membangun jaringan.

    *orang miskin dan menegah bekerja untuk uang, tapi tidak bagi orang kaya..

    *berusahalah semaksimal mungkin, dan sisanya serahkan pada Tuhan

    maaf…
    bukan’y sok pinter

Leave a Reply