Pasar Krempyeng Menyimpang Misteri
Tadi pagi aku jalan-jalan kepasar krempyeng.Biasanya memang tiap pagi aku kepasar krempyeng untuk kirim jajan.Tapi karena aku libur bikin jajanya dikarenakan aku lagi hamil,jadinya aku tak pernah kepasar krempyeng.Pasar ini berada tepat ditengah kampung,kalau boleh dibilang tepatnya ya dihalaman rumahlah.Jadi letaknya disepanjang gang.Yang jual juga nggak banyak sekitar 12 pedagang kalau kuhitung.Ada yang jual lopes cenel,itu loh jajanan khas jawa,orang kadang kalau selamatan masih sering mencari jajan pasar ini sebagai syarat.MIsalnya mau punya hajat lalu orang tersebut puasa senin kamis selama 7kamis dan 7senin,nah dihari ketujuhnya itu harus ada jajan pasarnya.Nah jajan pasarnya tersebut ya cenel lupis itu.Tapi macamnya juga 7macam.Ada cenel,lupis,horog-horog,gatot,klepon,sawut,getuk,dan entah apa namanya yang lain ,warnanya ada hijau dan hitam,aku nggak tahu.Jajanan ini kesukaan suamiku dan putraku,disiram gula merah yang agak banyak memang enak rasanya.Bahanya rata-rata terbuat dari tepung beras dan singkong,hanya lupis sama kleponnya yang terbuat dari ketan.Tadipun aku juga beli empat bungkus lupis dan horog-horog.Perbungkus seribuan,murah dan banyak lagi.
Selain penjual lupis,ada yang jual gorengan,juga jual jajanan yang biasa kutitipi,selebihnya jual sayuran semua.Kalau sayuran disini agak mahal dari penjual sayur disekitar rumahku,tapi kalau ikan lautnya dan ayam disini lebih murah.Jadi aku tadi selain beli lupis juga sekalian belanja ikan kuniran kesukaan putraku.
Pasar krempyeng ini jam 9.30 sudah mulai bersih-bersih,jadi habis nggak habis jam segitu sudah diberesin dagangannya.Bukanya ya habis subuh itu sudah ramai orang belanja.Mungkin karena letaknya dihalaman rumah itu ya jadi harus segera dirapikan.Karena pedagangnya hanya satu dua saja yang memang rumahnya disitu.Dinamakan pasar krempyeng ya karena ramai sebentar pagi aja, habis itu sudah nggak ada,kembali bersih.Mungkin karena suaranya kayak “krempyeng” berisik ramai maka dinamakan pasar krempyeng.Pasar di dalam kampung yg menyimpang sejuta misteri.
tiafri — June 20, 2008 @ 2:29 pm
pasar yang bagus tuch…. habis jualan langsung bersih2 jadi gangnya ga kotor tetep jaga lingkungan……
salam kenal….. nice web
-Diah-
Betul mbak..kalo’ pagi tak sempatkan jalan2 kesana hanya sekedar beli kue2 pasar traditional
salam kenal juga