Membaca Lebih Mudah Dari Pada Menulis
Dalam kehidupan sehari hari penulis ingin mendokumentasikan apa itu resep kuebasah,kejadian hari ini dan mungkin kejadian yang akan dikerjakan terasa sulit banget.Nggak tahu kenapa? emang nggak punya talenta menulis kali.Beda dengan membaca ,dengan membaca seperti makan dan yang pasti pokoknya terasa enak.Tapi kalau penulis di suruh menulis mikir….mulai dari awal apa .,padahal penulis kalau udah menulis ya udah ..tangan dan keyboard di pandu sedikit otak kiri dan kanan saling terintergrasi ,dan terasa enak banget .Ide pun nggak ada tapi namamya tangan dan keyboard saling berkesinambungan.
Penulis juga heran dan bertanya – tanya ,kenapa seperti master dalam menulis p.sawali ini kalau menulis bisa dikatakan rapi ,bagus a.ka.racak (jawa) suka banget kalau udah membaca .Kadang ide dari mana kok bisa menulis seperti itu.pingin rasanya meniru dan ketika saya coba menulis s dan saya baca lagi tulisan dari penulis..iihh kelihatan amburadul a.ka. kacau
Tapi gpp kadang sang guru petani saya selalu memberi motivasi dan terus motivasi , mulai dari niche a.k.a identitas yang sampeyan miliki .Dan diam2 juga sang guru tak lihat lihat beberapa hari ini kalau menulis udah mau mengejar master sastra ,enak di baca dan di mengerti .Selamat euy
Inti dari judul diatas menurut penulis an:
Membaca lebih mudah daripada Menulis
Penonton lebih mudah dari pada jadi Pemain
Makan lebih mudah dari pada memasak
Merusak lebih mudah daripada Membuat
Menebang lebih mudah daripada Menanam
Udah dech bisa ditambaih sendiri







yudi — July 30, 2008 @ 2:56 am
kadang kebalik, memasak hidangan yang disajikan di acara reality show fear factor lebih mudah daripada memakannya hehe
[Reply]
Diah Reply:
July 30th, 2008 at 5:32 am
Wah kasusnya beda lho mas
[Reply]
sapimoto — July 30, 2008 @ 3:09 am
Meninggalkan komentar juga lebih mudah dibanding menulis sebuah konten. Makanya saya lebih senang berkomentar, daripada menulis.
[Reply]
Diah Reply:
July 30th, 2008 at 5:33 am
ah bisa saja sampeyan mas
[Reply]
ubadbmarko — July 30, 2008 @ 3:20 am
Yuk kita belajar nulis, salam kenal.
[Reply]
Diah Reply:
July 30th, 2008 at 5:33 am
mari mas..sama2 dengan saya
[Reply]
erwin — July 30, 2008 @ 4:23 am
ayoo mbak semangat.., masak alexanya sekarang dah di susul pak guru setelah 2 minggu ini lebih unggul
[Reply]
Diah Reply:
July 30th, 2008 at 5:34 am
iya mas erwin..gpp ,nanti unggul sama gurunya terus nanti saya ngak bleh main ke TD lagi
[Reply]
kipram — July 30, 2008 @ 5:24 am
sama saja dngan sya, kalo suruh ngarang kok susah. apa kurang latihan aja ya
[Reply]
Diah Reply:
July 30th, 2008 at 5:34 am
bisa juga kurang latihan seperti sy juga mas
[Reply]
jazili — July 30, 2008 @ 7:08 am
Benar bu’ menulis emang gampang2 susah…, belum lagi nunggu mutnya…, belum lagi kehabisan ide…, tapi sampean kayaknya idenya ndak habis2…, heran deh…
[Reply]
sawali tuhusetya — July 30, 2008 @ 11:13 am
waduh, jadi malu, mbak diah. saya juga masih harus banyak belajar menulis kok, mbak. mbak diah juga ndak perlu merendah begitu. menulis hakikatnya *sok tahu* adalah mengekspresikan pemikiran2 kreatif utk dikomunikasikan kepada orang lain lewat media bahasa. mbak diah sudah melakukannya itu, bahkan malah bisa konsisten. sehari satu artikel. semangat ngeblognya mesti terus dilipatgandakan, mbak, hehehe
[Reply]
Frenavit Putra — July 30, 2008 @ 11:58 am
Ya semua khan perlu proses mbak…kalo sering dilatih menulis khan bisa jadi mahir…jadi jangan berhenti mencoba dan belajar…Tetep Semangat Mbak..!!!
[Reply]
brokethesoul — July 31, 2008 @ 1:17 am
Menghabiskan lebih mudah daripada menghasilkan ….
Menjual lebih mudah daripada membeli…. apalagi ya
[Reply]
BolaNaga — July 31, 2008 @ 4:06 am
Buat gue malah kebalik tuh… membaca lebih susah daripada menulis, kenapa ? karena kalo membaca gampang ngantuk, kalo menuliss kagak ngantuk, karena otak mikir terus hehehe
buat gue sehari mo nulis artikel brapa banyak gak majalah
BolaNaga
http://www.lesehan.cn
[Reply]
Diah — August 1, 2008 @ 1:27 pm
@jazili on July 30th, 2008
Betul ,tapi kala udah terbiasa ngak punya idepun bisa jad tulisan
@sawali tuhusetya on July 30th, 2008
Nggak juga pak, tapi kalau udah mendarah daging nggak ada idepun ,apalagi untuk mengepresikan ..seakan tangan ,bisa ngetik sendiri tanpa di suruh
@Frenavit Putra on July 30th, 2008
Btul mas…sambil menikmati proses nic
@brokethesoul on July 31st, 2008
wa kalau tahu gini minimal bisa menebutkan leih dari 5 ..tq mas
@BolaNaga on July 31st, 2008
Wah ini betul2 bagus banget, apalagi blog..bisa di buat review dan buat blog yg banyak..saya sat saja udah repot ..tipsnya dong mas…share
[Reply]