Mahasiswa atau polisi yang anarkis ?

Masih ingat dibenak kita bagaimana setelah kenaikan bbm banyak sekali demo .Di pelosok ,daerah bahkan sampai di pusat tidak mau ketinggalan apa yang namanya demo.Saya nggak habis piki tiap kali demo mesti selalu ada yang namanya korban ,baik pak polisi maupun mas /mbak mahasiswa saling tuding .Masing masing tidak mau kalah dengan argumentasi maupun alibinya.Menjaga diri …hampir semua menjawab seperti itu.Ada yang bilang polisi menyerang sampai masuk kampus, sehingga menyerang mahasiswa (*katanya ) tapi kalo pas lihat tanyangan di TP emang iya .Dan mahasiswa tidak mau kalah melempar batu mungkin kemarin ada bom Molotov (*katanya lagi di TP Global ) :P .Bahwa botol2 kosong itu ada didekat kantin karena botol2 kosong itu memang selalu ada di dekat kantin.Polisi melanggar HAM (*sampai masuk ke kampus ) dan Polisi tidak mau kalah bahwa nggak ada larangan masuk kampus.Kalau udah kayak gini yang benar siapa?????…auh ach gelap…..

Ini solusi baik untuk mahasiswa dan Pak Polisi

  • Pentungan polisi jangan dari bahan yang keras banget …ganti pentungan dengan dari bahan yang lembut /tdk keras ex;kayak yg dipakai supporter sepakbolak yg biasa diangkat diatas2 panjang..( udah dech mikir sendiri )
  • Mahasiswa kalau lempar jangan pakai batu , pakai saja bola kecil yang biasa di pakai mandi bola di Mall – Mall
  • Kalau pas ketemu kedua belak pihak dilarang saling pukul ..kalau mau mukul diganti saling gelitik …pasti dech nggak ada korban..jadi kuat2-an gelitik siapa yang kalah harus traktir
  • Jangan bakar – bakar pakai ban mobil, karena ban mobil baunya ngak di suka anak2 Ganti baker Ban dengan baker kemenyan pasti bakar kemenyan khan enak harum dan pasti banyak datang
  • Saling mengejek dan mengolok .hendaknya diganti dengan puisi dan saling membalas dengan puisi juga

Wah kira-kira kalau solusi diatas di masukkan daftar undang2 yang baru pasti asyik juga,Jadi Mana yang anarkis Mahasiswa atau polisi khan jadi nggak ada. Khan enak …:D

Related Posts

No Comments

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment