Korban Tsunami Telah Membangun Desa Mereka Kembali
Warga desa sekitar Banda Aceh-Meulaboh di dekat pesisir barat dulu cukup banyak. Tapi setelah adanya kejadian tsunami yang banyak menelan korban menyebabkan daerah ini tidak ramai seperti dulu. Dulu salah satu SDN di Meulaboh 200 orang dan merupakan SDN inti di daerah tersebut. Tapi Ketika gempa dan gelombang tsunami datang dan membersihkannya pada tanggal 26 Desember 2004, menyebabkan suanya berubah dan yang tersisa hanya lantai bangunan itu pun mau ikut di terjang ombak. Warga Lhoong yang beruntung dari kejadian itu tidak lebih dari 25%, begitu juga dengan para murid sekolahnya.
Tapi, ketika situasi sudah mereda beberapa sisa-sisa penduduk yang beruntung tersebut langsung bersemangat membenahi dan membangun desa kembali. Tidak heran, kalau dalam tenggang waktu yang cepat, di desa yang semula rata dengan tanah dengan tanah serta wilayah pantainya ikut hilang hingga 500 meter itu, saat ini sudah dapat berdiri dengan baik. Dan gedung sekolah pun telah banyak yang selesai di renovasi. Selain di bangunnya dengan bantuan-bantuan dana mereka juga membangunnya dengan semangat untuk bangkit yang tinggi.
Di tunjukkan dengan cepatnya bangunan berdiri. Tidak hanya itu warga yang semula hidup di perantuan, ramai-ramai pulang kampung juga ikut bersama-sama membangun desa mereka kembali. Inilah yang di namakan sehidup sepenanggungan, makan gak makan asal kumpul…..bener ngak ya??
harianku — November 19, 2008 @ 9:36 pm
kalo ngebayangin pas bencananya duh.., ga tahan lihatnya saya
Naruto — November 21, 2008 @ 1:05 am
wah pak web sampyan cepat banget, suka aku kalo komment gak nunggu lama lagi