Kesuksesan Wanita

Melihat wanita berangkat kerja aku suka.Pakai seragam ,pakai sepatu ,bawa tas.Senang rasanya melihatnya.Apa lagi melihat yang tampil ditelevisi.Rasanya iri melihat mereka.Tapi aku tahu yang namanya kerja itu capek,karena aku sendiri juga pernah kerja ditoko.Pulang ya tinggal capeknya.

Tapi sudahlah nggak usah lihat yang jadi wanita karir.Dirumah saja sudah banyak pekerjaan yang menyita waktu.Mulai dari bangun tidur sampai menjelang tidur lagi ada aja yang namanya pekerjaan dirumah.Aku saja misalnya biar putraku baru satu kalau bangun tidur pasri rame.Bangun tidur sehabis sholat subuh masak air,masak nasi ,masak lauknya, itu baru buat persiapan makan pagi.Menyiapkan seragam sekolahnya dan menyuapinya .Kalau putra dan suamiku berangkat,tinggal aku sendiri dirumah .Bersih-bersih ruangan,mulai menyapu dan mengepel.Lalu cuci pakaian,jemput putraku sekolah.Habis jemput aku masak buat makan siangnya sekaligus buat malam.Sesekali memang aku beli masakan diluar atau makan diluar.Lalu beresin alat-alat yang dipakai masak tadi sekalian ngrapiin dapurnya.Aku kedepan lihat putraku mainan ,sudah deh yang tadi aku rapiin berantakan lagi kan .Karena memang temannya mainya lebih sering kerumah.Itu baru rutinitas setengah hari saja,belum sore harinya sampai malam.Dan putraku baru satu,bagaimana dengan mereka yang punya anak lebih dari satu?Alangkah lebih sibuknya lagi.

Tapi aku pikir itulah wanita yang tentu lebih sukses,dan punya nilai lebih jika mampu menjadikan putra-putrinya anak-anak yang sukses.

Tags: , , , ,

Related posts

No Comments

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment