Kemiskinan menjadi pilihan
Ketika kita berjalan bahkan menaiki kendaraan seperti biasa kita melihat seorang ibu dengan mengendong anak yang masih kecil, dan seorang bapak kadang dengan kaki di perban putih penuh dengn luka atau anak kecil sambil menyanyi -nyanyi kecil dengan meminta .Itulah gambaran kecil hidup jaman sekarang.Seakan mereka melakukan sudah menjadi kewajiban bahkan mejadi pilihan hidup guna memenuhi isi perut yang penting kenyang.Mereka seakan terorganisasi ,jadi seakan ada koordinator lapangan ,Saya kadang heran kenapa sampai bisa melakukan hal seperti itu ….kalau kita lihat wajah wajah dari mereka ya masa masa produktif (*kalau yang uda tua sieh ngak ada masalah).Dulu pernah saya mencoba mendekati mereka (*pas kerja di toko)..biasa mereka hampir kenal dengan semua pekerja di toko termasuk saya .Dengan lantang kadang mereka tersenyum ke kita..kalau penghasilan mereka hari ini banyak sekali .Maklum saya kalau suruh tukar uang receh bawaannya malas..kalau nggak ada di tempat parkir ya. tanya ke mereka2 yang biasa minta2 ,khan hampir semua berpenghasilan pada waktu itu 20-25rb (*Kurs $ 6000) mungkn hari ini bisa 50rb .Gila…tapi itulah hidup memng harus di jalani,kadang saya tanya ke mereka mereka (*dengan cuek aq tany )
“Bu - Bu , sehari dapat berapa kalau ramai “jawabku
“Ya lumayan mbak diah, aq dapat 25 rb , sdkan anak2 dapat 30 rb-an “, jawabnya sambil mengendong si kecil
“Wah lumayan ya bu “,jawabku
“Iya mbak..tapi kadang juga sepi ‘, kalo’ pas sepi cuman 20rb “,katanya
“(20rb dibilang hanya “),pikirku dlm hati
“Apa nggak pingin kerja lain bu,”jawabku
“Mana ada ngasih kita sehari 40 rb sehari mbak , mbak2 sampeyan iki kayak nggak ngerti aja “, sambil tertawa kecil seakan mengejeku
“hehehehe iya ya…” jawabku …
Itulah sekelumit perbincanganku dengan mereka , di mana lokasi mereka ada di Mitra1 malang sampai sekarang ,Kadang kalo pas saya lagi jalan sama putraku mereka nggak lupa juga sama diriku.Oh ya dulu pernah main - main ke rumah mereka , ya seperti biasa rumah rumah mereka lengkap dengan perabotan rumah tangga orang orang pada umumnya.bahkan bisa dikatakan lebih mapan dan terpenuhi ..bda dengan pekejaan mereka sehari hari.
Begitulah seakan kemiskinan sudah menjadi pilihan bagi mereka,dengan kemiskinan mereka seakan nggak peduli yang penting semua ,makan ,perabotan ,bahkan anak sekolah spp bisa terpenuhi
Tags: anak, hati, malang, putraku, ramai, sekolah, uang, wajah




