Bukan Ramalan Tapi Kesedihan

Hal ini bukan ramalan tapi kesedihan yang seharusnya tidak perlu terjadi. Apakah hal yang menimpa saudara kita di tidak membuat kita tersadar disekeliling kita banyak yang lebih membutuhkan dari pada kita ?  Tetapi kedermawanan seseorang tidak hanya membuat kebahagiaan banyak pihak tetapi juga memberikan kesedihan yang mendalam bagi lain pihak.

Telah di ulas cukup banyak tentang kejadian yang menimpa saudara kita di Petani Internet dan hal tentang zakat. Tapi dapatkah kita menyalurkan bantuan kita dengan benar? tentunya kita harus berupaya mencari solusi yang tepat untuk melakukan pembagian amal,sedekah,zakat kita. Benar kata peribahasa seharusnya tangan kanan memberi tangan kiri tidak mengetahui. Itulah adalah langkah yang sangat benar gak tahu peribahasa darimana itu? Tapi yang pasti jalan kita memberikan zakat adalah bisa dengan anda memberikannya sendiri tanpa tahu orang lain jika anda beramal, Contoh: Misalnya anda orang kaya dan terkenal ya bisa dianggap superstar, Tapi gak tahu kemana harus ngasih duitnya ya suruh aja anak buah anda datang kesetiap rumah untuk memberikan duit atau apa aja  langsung ke yang membutuhkan dan bilang kepenerima sumbangan tersebut jangan bilang ke orang lain ngasih sumbangan. Klo gak bisa ya gak usah ngasih apa-apa aja deh..daripada bikin sial!!!

Atau ke agen penyalur zakat itu juga bagus banget. Dan untuk yang lain bisa ngasih apa saja yang mampu untuk diberikan misalnya baju anda lima ya dikit-dikit kasih satu kan bagus,kan yang anda pake cuma satu atau apa aja yang layak pakai, tapi jangan beri yang memang masih layak tapi tidak sesuai buat penerima, contoh jika kita mau ngasih sepatu ke anak kecil dan kita kasih dia sepatu ukuran kita bener sepatu kita masih bagus atau baru beli dan layak dipakai, tapi itu bukan ukuran anak ya percuma saja. Tapi gak masalah bisa  dijual lagi kata si anak. Atau lagi contoh korban bencana alam yang bertempat di hutan atau yang sulit untuk transportasi dan pemerintah akan berusaha membantu dan apa yang mereka lakukan tentunya yang sering mereka lakukan adalah melempar sembako, mi goreng , pokoknya berupa makanan dan pakaian bagus sih upayanya tapi apakah itu cukup ?kurang dong, Mana kompornya dan perlengkapan masak, minimal mana korek apinya, dan sering ada yang mengeluh mana air bersihnya…sepele banget gak pantas banget dibahas…..yang pasti semua kejadian itu bukan ramalan belaka tapi nyata adanya. Saya management kue basah mengucapkan berbela sungkawa  terhadap para keluarga  korban yang meninggal di Pasuruan semoga mereka ditabahkan hatinya dan tidak larut dalam kesedihan/di beri kekuatan untuk bangkit dalam menerima cobaan yang menimpa.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Related posts

8 Comments

  1. manggis — September 16, 2008 @ 2:45 pm

    Iya….semoga ini juga bisa jadi pembelajaran buat para saudagar yg laennya….

  2. Dhimas — September 16, 2008 @ 3:04 pm

    Semua orang sedih banget liat berita itu.. hikz..

  3. Web99 — September 16, 2008 @ 9:29 pm

    Kita disuruh berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan, mungkin maksud pemberi zakat itu agar bisa ditiru, tapi tiak ada yang niru dia sendirian,
    sehingga semua jadi gak kebayang.

    Tolong sebaiknya jangan disalahkan, itu anggap saja musibah.

    Turut berduka cita. semoga yang ditinggal tabah

  4. kipram — September 17, 2008 @ 12:17 am

    sedih dan turut berduka

  5. ershad — September 17, 2008 @ 12:59 am

    memang sangat disesalnya kejadian itu..

    salam kenal mas :) tulisannya aku suka

  6. konsultasi kesehatan — September 17, 2008 @ 2:33 am

    Kejadian sudah berulang di gresik, surabaya, dan pasuruan sendiri..akankah terulang lagi? seberapa murah harganya nyawa manusia???

  7. erwin — September 17, 2008 @ 3:32 am

    melihat gak tega mbak, buyut2, mbah2, emak2, ibu2, mbak2 pada kejepit spt itu dan mirisnya pada bergelimpangan ada yang wafat dan ada yang cidera hanya merebutkan 30 ribu yang mereka anggap sangat berarti

  8. EEng — September 18, 2008 @ 5:08 pm

    bener-bener aneh ya negara kita. Kita doain aja semoga ke depannya hal kaya gini gak terjadi lagi.
    eh, mbak Diah, dapet PR tuh. Bisa dilihat di blog saya. hehe…

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment