Anakku ,Maafkan Aku
Senin kemarin seperti biasa, Si Sulung berangkat sekolah.Dan seperti biasa ramai sekali suasana di rumah.yang kurang inilah itulah.Kadang anak masih kecil memang sedikit manja, maklum sieh dengan usia masih sangat2 kenak2-an sehinga ingin sekali 100 %% bahkan lebih minta diperhatikan.
Singkat cerita mungkin penulis capek ,habis beberapa hari tidur malam.sehingga paginya sangat2 ngantuk sekali dan pusing sekali.Ditambah Si sulung dengan menggoda dan teriak2 sambil mencari sesuatu agar bisa berangkat sekolah.Dengan teriakkannya yang kayak orang marah yang mau berangkat sekolah, kemungkinan dia jengkel atau apa mencari sesuatu nggak ketemu , Teriakkannya seperti orang marah .Sehingga penulis naik pitam.
Seperti ada yang menyuruh, tangannya langsung penulis tarik begitu ketemu , penulis kasih pelajaran supaya nggak mengulangi perbuatan kepada orang tua.Dengan Marah Langsung seret , masukkan kamar mandi dan Mandi ke 2 “siram air” di kamar mandi beserta baju seragamnya.Setelah beberapa saat merasa agak sedikit reda dan kapok , segera penulis suruh ganti baju seragam yg basah dengan seragam gantinya .
” Nak Mama sangat sayang kamu, Tolong jangan Sakiti Hati Mama,Please “
Maafkan mama dan Ayah kemarin sudah terlalu Kasar sama kamu .Lain Kali jangan Teriak2 dan seperti Anak yang Nggak mengerti Sopan Santun .
“Peace”
‘tuk Putraku Yang Aku Sayangi Selalu
Itulah kasih ibu, yang yak terbatas yang unlimited…
sama bu, kadang suka kesel sama anak, padahal anak kecil ya begitu lah.. dan setelah marah2 baru menyesal kenapa kita jahat sama anak sendiri