Air Jadi Barang Langka
Tak seperti biasanya kehidupan kota malang khususnya adem ayem.Sejak pompa air utama di daerah wendit yang mengaliri air bersih ke kota malang macet alias terendam air semua kegiatan di kota malang khususnya kacau.
Tak jarang penulis jalan di daerah perkampungan / pas belanja pagi semua menggerutu nggak ada / pasokan air di tempat mereka telah habis.Bahkan beberapa warga dengan sangat terpaksa menadah airu hujan.Memang akhir2 ini kota malang hujan di malam hari sangat deras.Tak heran kalau semua warga yang hanya mengandalkan pdam pasti kebingungan.Tapi berbeda dengan beberapa warga yang memiliki sumur /air tanah …ihh adem ayem.tidur nyenyak.
Seperti kemabli ke desa..pagi hingga siang hari banyak warga ke sungai , tak jarang banyak orang yang mengambil air ,se-ember (baca:ngansu)…Penulis sendiri seperti biasa mengharap tetesa n pdam jatu biarun di malam hari.Ya syukur biarpun dikit akan tetapi persediaan air jadi banyak.Udah dch bak2 yang tadi kosong langsung di pakai.
Mudah2-han krisis air ini segera berakhir
.Capek pak kalu mesti ambil air dari mata air ..
Kardjo — March 7, 2010 @ 8:11 am
Dulu ngangsu itu adalah kebiasaan, buakn keterpaksaan.
Ejaan & typo (salah ketik) masih perlu diperhatikan lagi.
Salam kenal, sesama Globber.
Diah — March 8, 2010 @ 1:49 am
betul sekali mas..
makasih banget atas koreksinya ..
salam kenal juga